Sabtu, 26 Januari 2019

#Day10 Menyusui (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day10

Ditengah keriweuhan pemulihan pasca SC dan sebagai newbie mommy luar biasa ya.. ku hampir stress padahal baru 3 hari setelah lahiran.. apalagi baby nangis trus minta nen sdngkan asi nya belum keluar banyak. Baba nya juga kondsinya sedang kurang sehat. Ditambah komentar dr sana sini menambah ku stress 😭😅😅

Loh kok jadi curhat?

Tapi berdasarkan ke stress an ku.. suami mencoba menenangkan dan support semampunya. Salah satunya membacakan tata cara yg benar saat mengASIhi dan beberapa hal tentang ASI dari sebuah buku yang didapat dari RS. Terimakasih baba yang selalu support dalam kondisi apapun 😭

#GameLevel5
#Day10
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Selasa, 22 Januari 2019

#Day9 Persiapan (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day9

Sedang menanti jadwal operasi Caesar.. Rasanya degdegan tapi berusaha tenang. Karena sejak awal harapannya normal. Tapi setelah mendengar penjelasan dokter dan bidan, juga setelah check dalam dua kali, saya pasrah aja bagaimanapun jalannya yang penting sehat dan selamat. Amiiin.

Jadi sambil menunggu 3 jam lagi, saya sempatkan baca-baca mengenai operasi caesar dan kelahiran anak. Bismillah ya Allah lancarkanlah. 🙏🙏🙏

#GameLevel5
#Day9
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

#Day8 Khalid bin Walid (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day8

Curhat sedikit ah.. hari ini agak kaget karena setelah check ke dokter kandungan ternyta panggul sempit dan disarankan untuk tindakan SC, setelah berdiskusi dgn keluarga dan berbagai pertimbangan.. akhirnya kami setuju dan dapet jadwalnya besok sore. Waah.. sungguh mendadak. Bismillah ya Allah..

Malamnya saya dan suami masih berdiskusi tentang nama untuk anak kami nanti. Sebenernya sudah banyak listnya tapi belum ada satu yang disepakati 🤔😅

Disela-sela mencari inspirasi kami pun membaca kisah tentang sahabat Rasul bernama Khalid bin Walid, seorang sahabat yang cukup tangguh dan kuat, hingga di juluki pedang Allah. Apakah anak kami akan dinamakan Khalid? Diskusinya masih dilanjut besok, karena saat baca kisahnya pak suami malah tertidur lelap, ya hari ini cukup melelahkan untuk kami karena seharian di RS untuk check ini itu, begitu juga pak suami yang melakukan serangkaian pemeriksaan untuk persiapan operasinya juga nanti.

Bismillah doakan kami semoga lancar, sehat, dan selamat semuanya. Amiin amiin 😊

#GameLevel5
#Day8
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Senin, 21 Januari 2019

#Day7 Surah Tiada Bandingannya (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day7

Sambil deg degan nungguin kabar Baba tentang jadwal operasinya. Saya dan kaka bayi coba tenang sambil membaca-baca buku. Cerita yang saya bacakan untuk kaka bayi yg msh d perut hari ini berjudul "Surah Tiada Bandingnya". Singkat ceritanya, Dikisahkan bahwa Uqbah bin Amr meriwayatkan, suatu ketika Rasulullah saat diperjalanan pernah menghadapi angin kencang dan kegelapan. Kemudian Rasulullah meminta perlindungan kepada Allah dan juga membaca QS Al Falaq dan QS AnNaas.

Surat Al-Falaq dan AnNaas merupakan dua surat yang tergolong pendek jumlah ayatnya. Namun bagi yang membacanya dapat banyak keutamaan. Lalu saya pun mengajak kakak bayi untuk bersama-sama membaca QS Al Falaq dan AnNaas sambil berdoa untuk kesembuhan dan kelancaran pengobatan Baba 🤗

#GameLevel5
#Day7
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Minggu, 20 Januari 2019

#Day6 Teguran Allah Melalui Al Qur'an (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day6

Hari ini judulnya cerita menjelang tidur, alhamdulillah akhirnya Baba juga bisa nemenin. Sebelum tidur saya bacakan cerita Qur'an yang berjudul "Teguran Allah Melalui Al-Qur'an". Menceritakan tentang cerita dibalik turunnya QS Abbasa, saat Rasulullah sempat bermuka masam terhadap seorang buta compang camping yang ingin belajar di majelisnya. Lalu Allah menegurnya melalui turunnya surat Abbasa.

Hikmah: mengajarkan agar umat Islam selalu berwajah berseri, menghormati dan melayani orang yang datang pada kita dengan pelayanan yang terbaik. :)

#GameLevel5
#Day6
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Sabtu, 19 Januari 2019

#Day5 Kekuatan Berpikir Positif (game level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day5

Hari ini saya gak sempat menceritakan buku untuk kakak bayi.. hanya membacakan lantunan ayat Al Qur'an saja.

Dilanjutkan dengan membaca sebuah cerita dari buku "Chicken Soup for the Soul" Kekuatan Berpikir Positif. Kisah tentang seorang wanita yang harus kehilangan kedua penglihatannya sejak usia 15 tahun karena glaukoma. Diceritakan masa-masa itu adalah masa dimana ia kehilangan harapan dan sempat putus asa untuk menggapai cita citanya yang telah ia susun sedemikian rupa sebelumnya.

Seiring berjalannya waktu, ia perlahan bangkit dari keterpurukannya tersebut, dan dengan kebutaannya perlahan mewujudkan impiannya. Hingga ia dapat lulus dari perkuliahan hukumnya, dan menikah dengan seorang pria yang mengalami hal serupa pula dengan dia. Bahkan keduanya kini mendirikan sebuah lembaga yang d peruntukan untuk teman2 tunanetra lainnya agar selalu semngat untuk mewujudkan impian2nya. Dan kini menjadi inspirasi banyak orang. Kutipan yang bagus d buku tersebut:

"Aku sungguh2 yakin bahwa segala sesuatu ada maksudnya dan kita semua punya tujuan. Mungkin memang tidak mudah melihat apa maksud dan tujuannya itu, karena kita mencari2 dengan mata kita dan bukan merasakannya."(-Angela C. Winfield)

Dan akhirnya ia tau apa tujuannya setelah melihat orang2 terinspirasi dari hidupnya.

#GameLevel5
#Day5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Jumat, 18 Januari 2019

#Day4 Jum'ah Mubarak (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day4

Alhamdulillah dipertemukan lagi dengan hari Jum'at yang penuh berkah ini. Setelah membaca QS. Al-Kahfi, saya bercerita kepada kakak bayi tentang kisah Zaid bin Haritsah, dari buku Cerita Al Qur'an. Seorang anak yang sempat dijadikan budak, lalu diangkat anak oleh Rasulullah SAW.

Wah daun2 di pohon literasi kami pun bertambah rimbun :)

#GameLevel5
#Day4
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Kamis, 17 Januari 2019

#Day3 Sunnah Nabi di Malam Hari (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day3

Hari ini, selepas membaca Al Qur'an, saya membacakan cerita untuk diri saya sendiri dan kakak bayi tentang sunnah Nabi yang bisa dilakukan saat malam hari. Berasal dari sebuah buku yang berjudul "24 Jam Belajar Sunnah Nabi". Bukunya cukup menarik dan aplikatif. Banyak gambarnya jadi tidak membosankan, selain menjabarkan sunnah nabi dalam kehidupan sehari2, dipaparkan pula hadist yang mendasari beserta alasan ilmiahnya.

Karena hari ini membaca tentang bab amalan-amalan sebelum tidur, malam ini saya ajak kakak bayi untuk coba amalkan sesuai dengan yang dijelaskan dibuku, diantaranya:
1. Berdoa sebelum tidur
2. Berwudhu
3. Berbaring memghadap kanan
4. Menghindari posisi tengkurap
5. Membaca surat pendek dan ayat kursi
6. Membaca dua ayat terakhir al baqarah
7. Berdzikir
8. Mematikan lampu

#GameLevel5
#Day3
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Rabu, 16 Januari 2019

#Day2 Baca Apa ya Hari Ini..

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day2

Seperti biasa hari ini diawali dengan membaca Al Qur'an selepas shalat subuh. Lalu melakukan beberapa pekerjaan domestik terlebih dahulu. Siang ketiduran, baru sempat baca di sore hari.

Hari ini saya membacakan sebuah cerita yang berjudul "Hadiah Menjaga Al Qur'an" untuk kakak bayi.. semoga kelak bisa menjadi penjaga Al Qur'an juga ya nak seperti dalam cerita. Amiin..

Sambil menunggu maghrib, saya membaca buku dari rumah Dandelion tentang panduan tumbuh kembang anak dan stimulasi anak, hari ini saya membaca apa saja yang dapat d stimulasi untuk anak 0-3 bulan dari berbagai aspek (motorik kasar, halus, kognitif, bahasa, sosial dll.). Saya suka dengan bukunya karena to the point isinya dan dapat langsung d praktekan. Ada chcek list indikator perkembangan nya juga sesuai dengan usia anak. Makin gak sabar menunggu kelahiran kakak bayi.. :))

#GameLevel5
#Day2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Selasa, 15 Januari 2019

Sharing MM di grup IIP

Assalamualaikum bunda sekalian d tengah perjalan saya menuju RS untuk anter suami, izin setor MM ya.. mohon maaf kalau agak panjang dan malah jd curcol, smoga ada pelajaran yg dpat d ambil :)

Perkenalkan, panggil saja Amel. Kelahiran Bandung 27thn yg lalu. Menikah 1 thun yg lalu dengan seorang lelaki asal surabaya, seorang yang tegar, penyayang dan berhati lembut bernama trisna manggala yudha. Dan alhamdulillah sekarang sedang menanti kelahiran sang buah hati (sudah masuk 36 weeks, mohon doanya bunda sekalian)

Sekilas flash back ke kehidupan sejak kecil, saya di didik oleh seorang ayah asli makassar dan ibu rumah tangga yang berasal dari Bandung. Dalam kesederhanaan alhamdulillah dididik dalam keluarga yang bisa dibilang cukup bahagia. Ditengah keterbatasan seorang ayah yang hanya seorang pegawai swasta yang mementingkan pendidikan dan alhamdulillah ditengah lika liku dan problematika kehidupan, dapat menyekolahkan ketiga putrinya hingga sarjana.

Saya merasa hidup saya saat itu "too good too be true".. benar2 Allah memberikan banyak Nikmat dan berkahNya. Ditengah keluarga yang utuh dan bahagia, sekolah yang layak, teman2 yang baik. Saya pun sempat diberi kesempatan oleh Allah untuk merasakan tinggal selama 1 tahun di negri Paman sam dengan beasiswa penuh saat program pertukaran pelajar d MA (kalau ada bunda yang kepo tentang programnya boleh japri saya ya, setau saya programnya rutin untuk anak2 SMA ke berbagai negara). Tidak hanya itu, lulus MA Allah berikan berkah lain, saya tidak perlu membayar biaya kuliah saya hingga sarjana di salah satu PTS d jakarta selatan yang saat it rektornya masih pak anies baswedan. Dan saya sangat menikmati kehidupan mahasiswi saya saat itu sambil mengikuti beberapa kegiatan volunteer, belajar bahasa isyarat dengan teman2 tuli (yg berhubungan dengan skripsi saya saat it), dan berbagai UKM seni di kampus, meskipun harus pulang hingga larut malam. :p

Setelah lulus, saya sempat bekerja sebagai playschool teacher di salah satu sekolah yang cukup menyenangkan bagi saya di Bandung, tp belum sampai 2 tahun sudah ada pangeran yang datang melamar dan akhirnya memutuskan untuk menikah dan ikut suami ke tempat kerjanya di cilegon.

Awal menikah d cilegon, saya diajak untuk bergabung dgn sebuah playschool yang menginduk pada sekolah dimana saya bekerja dlu di Bandung. Alhamdulillah, saya senang sekali. Walaupun saya masih belajar dan ternyata tidak mudah menjadi seorang playschool teacher tapi bagi saya itu menyenangkan.

Alhamdulillah, tidak hentinya Allah memberikan kebahagiaan kepada kami, baru 1 bulan menikah saya positif hamil. nimat-Nya yang manakah yang kan kau dustakan? Rasanya saya orang yang paling bahagia di dunia ini. 

Dan.. perjuangan kehidupan yang sebenarnya pun baru terasa, dimulai dari sini..

Dua minggu kemudian tiba2 roda kehidupan berputar begitu cepat. Sepulang bekerja, saya mengalami pendarahan dan dibawa ke UGD. Singkat cerita saya keguguran. Ditengah suami pun baru mulai konsumsi obat karena hipertensi. Setelah itu, suami meminta saya untuk di rumah saja dan tidak terlalu capek. Singkat cerita saya pun mengundurkan diri dr pekerjaan saya. Sempat stress, merasa tidak berguna, sulit beradaptasi dgn ibu2 komplek, coba cari kegiatan d rumah sambil jualan, tapi belum menemukan "klik" nya.

Hanya berselang beberapa minggu saja, tiba2 suami merasa d lutut kiri sendi kakinya sakit untuk d gerakan dan sulit berjalan. Ketika di check lab ke dokter asam urat suami tinggi sekali saat itu, dokter pun menemukan kejanggalan lain pada hasilnya. Setelah d usg, dan melalui proses pemeriksaan lain, dokterpun memberikan rujukan langsung ke prof. specialis ginjal dan hipertensi. Dan dinyatakan gagal ginjal kronis stad. 4. Lalu dijelaskan beberapa kemungkinan2 terburuk yang akan berlangsung kedepannya seperti apa dengan penyakit tersebut. 😭

Keluar dari ruang konsultasi kami tidak banyak berbicara. Masing-masing masih sibuk dengan kegundahan yang sama. Kami langsung menuju masjid untuk shalat, untuk mengadu atas kegundahan yang dirasakan. Dan memohon ampun atas segala khilaf. Kami baru saja menerima surat cinta dari Mu ya Allah. Ternyata Kau Rindu.

Mas cukup tegar menerima surat cinta dari Allah ini. Justru mas yang selalu menguatkan saya, dan berkata bahwa Allah rindu, kita yang perlu instropeksi diri selama ini karena terlalu terlena dengan segala kebahagiaan yang Allah berikan sehingga kita jd sering lupa.

Pada titik ini, saya baru mengerti arti dari “menikah itu ibadah” yang sesungguhnya.
Karena ternyata bukan hanya kami saja yang diuji, setiap pernikahan memiliki ceritanya masing-masing. Entah itu diuji lewat anaknya, hubungan keluarga besarnya, masalah ekonomi, masalah kesetiaan, dan berbagai masalah lainnya. Setiap pernikahan pasti memiliki ujiannya masing-masing, apapun itu.

Saya tidak berhak untuk bilang bahwa ujianku yang paling berat daripada ujian yang terjadi pada keluarga yang lain. Jika bertukar peran, belum tentu saya mampu menghadapi ujian yang sedang diperjuangkan oleh orang lain. Karena sejatinya Allah menguji hambaNya sesuai dengan kemampuan hambaNya. Kita tidak bisa membanding- bandingkan ujian yang kita hadapi dengan yang orang lain hadapi. Yang terpenting adalah bagaimana proses kita melewati ujianNya hingga dapat naik kelas dengan “nilai” yang bagus dengan cara yang mulia.

Dibalik segala yang kami hadapi, alhamdulillah ternyata banyak hal juga yang patut kami syukuri dan tidak ada alasan untuk tidak berbahagia. Karena jika disadari baik kesulitan maupun kemudahan keduanya adalah Nikmat. Jadikanlah keduanya sebagai tiket kita menuju syurgaNya, dengan syukur dan sabar. Tetap yakin Kuasa Allah tidak ada yang tidak mungkin. Kuncinya ikhtiar semaksimalnya. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Jika Allah berkehendak untuk sembuh, Kunfayakun..

Sekitar satu minggu yg lalu, suami sudah diminta dokter untuk ketahap selanjutnya yaitu cuci darah karena dikhawatrkan akan berakibat fatal jika tidk segera ambil tindakan. Mental kami sempat drop lagi menghadapi kenyataan ini. Saat ini sedang cukup riweuh, wara wiri ke RS., ikuti pengobatan, berusaha urus BPJS karena butuh biaya yg ternyta tidak sedkit kedepannya, sambil tanya2 tentang opsi penanganan lainnya, apapun itu kami berusaha untuk ikhtiarkan dan berserah ditengah kehamilan yg semakin membesar pula. Mohon doanya Bunda semua, dan smoga bunda2 dan keluarga juga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi apapun kesulitan yang sedang dihadapi. Semangat! 💪😊

Saya akhiri dengan kutipan tulisan yang mohon maaf sumber aslinya saya belum ketahui tp cukup jadi penyemangat untuk saya saat sedih:

Seorang pemuda yang sedang dirundung kesedihan datang menemui Sayidina Ali bin Abi Tholib, ia pun berkata:

Pemuda       : “Wahai Amirul Mukminin, aku datang kepadamu karena aku sudah tidak mampu lagi menahan beban kesedihanku.”

Sayidina Ali: “Aku akan bertanya dua pertanyaan dan jawablah! Apakah engkau datang kedunia ini bersama masalah-masalah ini?”

Pemuda       : “tentu tidak”

Sayidina Ali: “lalu apakah kamu akan meninggalkan dunia dengan membawa masalah-masalah ini?”

Pemuda       : “Tidak juga”

Sayidina Ali:
“Lalu mengapa kau harus bersedih atas apa yang tidak kau bawa saat datang dan tidak mengikutimu saat kau pergi?”

“Seharusnya hal ini tidak membuatmu bersedih seperti ini. Bersabarlah atas urusan dunia. Jadikanlah pandanganmu ke langit lebih panjang dari pandanganmu ke bumi, dan kau pun akan mendapat apa yang kau inginkan. Tersenyumlah karena rezekimu telah dibagi dan hidupmu telah diatur. Urusan dunia tidak layak untuk membuatmu bersedih semacam ini. Karena semuanya ada di tangan Yang Maha Hidup dan Maha Mengatur”

Kemudian Sayidina Ali meneruskan ungkapannya
“Seorang mukmin hidup dalam dua hal, yaitu kesulitan dan kemudahan. Keduanya adalah nikmat jika ia sadari.

Dibalik kemudahan ada rasa syukur. Sementara Allah berfirman ‘Allah akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur’ (QS. Ali Imran:144)

Dan dibalik kesulitan ada kesabaran, Allah berfirman ‘Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.’ (QS. AzZumar:10)

Bagi seorang mukmin, kesulitan dan kemudahan adalah ladang untuk menabung pahala dan hadiah dari Allah SWT. Lalu kenapa masih bersedih?

Jangan selalu mengeluh “Ohh masalahku begitu besar” tapi katakan pada masalah itu “Sungguh aku punya Allah sebagai pelindungku”

Lantas nikmatNya manakah yang kan kau dustakan?”

Sekian MM dr saya
Wassalamualaikum
@melmulyasani

Senin, 14 Januari 2019

#Day1 Menstimulus Anak Gemar Membaca (Game Level 5)

Bismillah..
Amalia Ulfah Mulyasani
Game Level 5
#Day1

Memasuki game level 5 di kelas bunsay tentang menstimulasi anak untuk gemar membaca. Dari mana harus d mulai? Tentu dari orang tuanya dulu dong yang harus gemar dan membiasakan membaca sebagai teladan bagi anak-anaknya.

Jujur untuk masalah membaca buku ini, saya juga masih mood mood an 😅😅.. lebih suka beli nya dan koleksi, tapi buku-buku nya hanya tersimpan rapih di lemari. Kecuali ada buku yang sangat menarik hati bisa selesai dalam waktu singkat. Heuuumm...

Saya sempat ngbrol sama suami, dan suami menyarankan kalau kita harus mulai membiasakan membaca, dari mana pun tidak hanya buku, tidak perlu banyak2 dlu yang penting ada ilmu yang didapat dan bisa saling sharing setiap harinya tentang bacaan kita masing2 dalam forum kluarga.

Karena masih berdua, ya saya dan suami yang saling sharing aja satu sama lain. Tapi programnya gak terjalankan lama. Awalnya rutin, eh jadi bolong2. Lama2 lupa. Semoga setelah game level 5 ini bisa mulai d programkan kembali di kluarga kami.

Berhubung mas suami juga lagi kurang sehat kondsinya dan sedang sibuk urus ini itu, game level 5 ini saya tidak melibatkan mas. Saya akan membacakan buku cerita untuk kakak bayik dan membaca beberapa buku untuk saya sendiri.

Hari ini dimulai dari membuat pohon literasi, saya buat pakai aplikasi Reading Tree. Duh sebenarnya tangan gatel pengen bikin2 dan berkreasi dengan alat2 nyata dan d tempel d kamar. Tapi kondisi belum memungkinkan saya pakai aplikasi dlu saja, semoga nanti setelah kakak bayik lahir dan mulai besar kita benar2 buat pohon literasi keluarga di rumah.

Hari ini pun dimulai dengan membaca beberapa lembar Al Qur'an selepas shalat subuh. Lalu lanjut membacakan cerita Qur'an untuk kakak bayi yang berjudul Selalu Merasa di Awasi Allah dan Khusyuk dalam Shalat.

Horee pohonnya hari ini punya 3 daun, smoga semakin rimbun ya pohonnya nanti dan kakak bayi sudah mulai senang dengan membaca walaupun masih di dalam perut hehe. Semangat membaca!! :)

Nb: masih terkendalan untuk upload gambar karena saya posting blognya lewat hp. Huhu..

#GameLevel5
#Day1
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Aliran Rasa Game Level 8

Bismillah Amalia Ulfah Mulyasani Game level 8 #Aliran Rasa Serunya tantangan di kelas bunsay kali ini. Mengenai mendidik anak cerdas fi...